Tengkorak Retak Lalu Bisa Bermain Kembali, Raul Jimenez Merasa Dapat Mukjizat
Striker milik Wolverhampton Wanderes, Raul Jimenez, merasa dirinya mendapatkan mukjizat karena masih bisa kembali bermain sepakbola setelah kejadian mengerikan yang menyebabkan dirinya mendapatkan retak pada tengkorak, yang bisa merenggut nyawa.
Insiden yang menyebabkan Jimenez mendapatkan cedera tersebut terjadi pada November tahun lalu, ketika Wolves menghadapi Arsenal. Terdapat momen ketika Jimenez beradu dengan David Luiz, dan akhirnya tersungkur, lalu dibawa ke rumah sakit untuk dirawat.
Jimenez menjalani perawatan setelahnya dengan harus menginap selama sepuluh hari, di rumah sakit. Namun kini, Jimenez akhirnya bisa kembali merasakan rumput lapangan hijau, dan mencatatkan penampilannya pada laga pekan pertama Liga Primer Inggris.
Bomber bernomor punggung sepuluh itu dimainkan sejak menit pertama ketika Wolves menantang Leicester, dan mencatatkan menit penuh. Meski sayangnya, Wolves harus mengakui keunggulan dari Leicester, dengan skor 1-0, dengan gol dicetak oleh Jamie Vardy.
“Ada keretakan pada tengkorak, tulangnya patah dan ada sedikit pendarahan di dalam otak saya. Hal tersebut menekan otak saya ke dalam, dan makanya saya harus melakukan operasi secepat mungkin. Dokter telah melakukan pekerjaannya dengan sangat bagus,” ucap Jimenez.
“Sejak awal dokter sudah memberitahu saya tentang risiko yang bisa saya alami,” urai sosok 30 tahun tersebut. “Karena mereka dokter, maka mereka harus memberi tahu Anda kebenaran, dan Anda harus menerima itu.”
“Keretakan tengkorak tidak memakan waktu lama dibandingkan dengan yang saya prediksi untuk sembuh, tapi ada mukjizat di sini,” beber pemain yang dibeli Wolves dari Atletico Madrid itu.
“Saya ingat kami tiba di stadion, saya meninggalkan barang-barang saya di ruang ganti, pergi keluar dengan rekan satu tim saya untuk melihat lapangan dan kemudian kami kembali ke ruang ganti – dan kemudian seperti mati lampu,” ulas Jimenez, mengenang hari ketika dirinya kolaps.
“Saya tidak ingat apa-apa lagi. Saya dapat mengingat ketika saya pertama kali bangun di rumah sakit dan saya dapat mengingat beberapa hal lain dari rumah sakit, tetapi tidak ada yang benar-benar jelas.”
Sebenarnya, dokter sudah memberitahu Jimenez bahwa ia mungkin harus pensiun. Tapi, ada tekad dari pria asal Tepeji ini, untuk melanjutkan hidup sebagai pesepakbola. “Saya tidak pernah berpikir untuk mengakhiri karier saya atau berhenti bermain. Ada peluang untuk itu [pensiun], tetapi saya selalu yakin saya akan kembali.”